Tanda-Tanda Awet Miskin, Yuk Hijrah ke Gaya Hidup Produktif

Dilihat: 142 kali | 10:58 AM - 21 Dec 2017
Tanda-Tanda Awet Miskin, Yuk Hijrah ke Gaya Hidup Produktif
Bagikan:


Selasa, 17 Oktober 2017 | 00:00 WIB

Siapa tidak ingin menjadi kaya. Meskipun tidak hidup berfoya-foya, setidaknya dengan kekayaan yang cukup, Anda tidak perlu khawatir dengan masa depan Anda, pasangan, maupun buah hati Anda.

Ada yang meyakini bahwa sebenarnya semua orang memiliki kemungkinan untuk kaya. Namun, ternyata ada beberapa jenis orang yang diyakini tidak akan bisa kaya.

Mengutip Business Insider, Kamis (7/9/2017), ada tujuh tanda yang bisa menjelaskan bahwa Anda tidak akan bisa kaya. Berikut uraiannya.

1. Kerja keras, tapi tidak kerja cerdas

"Jika yang Anda lakukan sepanjang hidup Anda adalah kerja keras, Anda tidak akan menjadi kaya. Tidak cukup hanya kerja keras untuk memperoleh penghasilan," jelas Ric Edelman, penasihat keuangan.

Menurut Edelman, salah satu cara kerja cerdas adalah menginvestasikan uang Anda di pasar saham atau dana pensiun.

Sehingga, uang Anda akan kembali menghasilkan uang. "Anda bisa melakukan ini tanpa banyak risiko, tanpa banyak usaha, dan tanpa banyak waktu," tutur Edelman.

2. Hanya fokus pada menabung

Salah satu cara kerja cerdas lainnya adalah dengan meningkatkan pendapatan, bukan hanya menabung.

Memang, menabung sangat penting untuk membangun kekayaan, tapi jangan lupakan juga pendapatan, yang merupakan fokus para orang kaya.

"Berhenti khawatir tentang kekurangan uang dan fokuslah pada bagaimana memperoleh lebih banyak," kata miliuner Steve Siebold.

3. Beli barang terlalu mahal

Jika Anda hidup di atas standar kehidupan yang wajar bagi Anda, maka Anda tidak akan pernah kaya. Bahkan jika pendapatan Anda mulai meningkat, jangan jadikan itu pembenaran untuk menaikkan gaya hidup.

"Saya tak beli jam atau mobil mewah sampai bisnis dan investasi saya menghasilkan banyak arus pendapatan yang aman," ujar miliuner Grant Cardone.

4. Bahagia dengan penghasilan tetap

Rata-rata orang memilih untuk digaji berdasarkan waktu, misal bulanan atau upah per jam. Namun, orang kaya memilih digaji berdasarkan hasil dan biasanya malah berwirausaha.

"Bukan berarti tidak ada orang kelas dunia yang dibayar dengan gaji (bulanan), namun untuk sebagian besar, ini adalah langkah paling lambat untuk kemakmuran," ungkap Siebold.

5. Tidak investasi

Salah satu cara paling efektif untuk memperoleh kekayaan adalah dengan berinvestasi. Semakin cepat Anda mulai investasi, maka semakin baik.

"Rata-rata, miliuner menginvestasikan 20 persen penghasilan mereka setiap tahun. Kekayaan mereka tak dihitung dari jumlah yang mereka hasilkan tiap tahun, namun dari bagaimana mereka berinvestasi sepanjang waktu," terang penasihat keuangan Ramit Sethi.

6. Tidak keluar dari zona nyaman

Jika ingin kaya, sukses, atau maju dalam hidup, maka Anda harus terbiasa dengan ketidakpastian atau ketidaknyamanan. Orang-orang kaya merasa nyaman dengan ketidakpastian.

"Kenyamanan fisik, fisiologis, dan emosional adalah tujuan utama pola pikir kelas menengah. Para pemikir kelas dunia mempelajari lebih dulu bahwa menjadi miliuner tidak mudah. Mereka belajar untuk nyaman bekerja dalam ketidakpastian," ungkap Siebold.

7. Tidak punya tujuan finansial

Jika ingin membangun kekayaan, prosesnya akan lebih mudah dan menyenangkan jika Anda memiliki tujuan yang jelas dan spesifik dalam merencanakan tujuan finansial.

Apakah Anda akan beli rumah, melancong sebulan sekali, atau menikmati masa pensiun yang tenang, tulislah semua rencana Anda untuk diwujudkan.

"Orang-orang kaya memilih untuk berkomitmen dalam memperoleh kekayaan. Butuh fokus, keberanian, pengetahuan, dan banyak usaha, namun segalanya mungkin jika Anda memiliki tujuan dan visi yang jelas," kata miliuner T Harv Eker.

 

Tim KompasKarier

sumber http://www.kompaskarier.com/artikel?id=945&title=tanda-tanda_awet_miskin

Unique Visitor Count: 25355
powered by WASD Labs © SCC Investment Corporation All Rights Reserved.
find us: