We Create Agent of Change Efektif Hadir di Aparkost Dramaga Bogor

11:02 AM - 08 May 2019
We Create Agent of Change Efektif Hadir di Aparkost Dramaga Bogor

Bogor-Masalah utama bangsa ini adalah adalah masalah ekonomi karena adanya ketimpangan, kesenjangan dan kemiskinan. WCAC (We Create Agent of Change)  menggelar sosialisasi awal di Aparkost wilayah Bogor, Jawa barat Rabu, 24/04/19  . We Create Agent of Change for Us merupakan sebuah kolaborasi gerakan pembentukan kecerdasan finansial anak bangsa. Tema yang diusung adalah “ Smart Financially, Change The World” (Gerakan Milenial untuk Mereka yang Ingin Menjadi pahlawan bangsa. Gerakan moral WCAC  menjadi bagian yang ikut turut andil membentuk generasi muda sebagai agen perubahan dalam hal ini menjadi agen perubah gaya hidup masyarakat yang lebih produktif dan bermafaat. Ada dua fokus WCAC yaitu menjadikan atau mengarahkan mahasiswa menjadi investor atau pengusaha.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Nur Rizka Ayuningsih ( Ketua Gerakan Nasional WCAC), Fajri Hidayat (GM MGMT Aparkost), Andi Taufik Yusuf (Young Entrepreneur and Investor)

Aparkost (Apartemen Kost) sebagai Fasilitastor tidak hanya sebagai tempat menginap

Aparkost sebagai wadah hunian para generasi bangsa akan menjadi tempat pelatihan atau mentoring dari orang-orang seperti praktisi maupun para ahli dibidangnya masing-masing.

“ Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan perubahan dan menciptakan mahasiswa-mahasiswa menjadi pahlawan ekonomi bangsa sehingga Indonesia bisa menjadi lebih sejahtera.kami senang sosialisasi ini mendapat sambutan dan antusias yang sangat luar biasa. Kami juga mengajak para mahasiswa untuk aktif sebagai SIC (Student Innovation community) yaitu figur yang bisa mengayomi teman -teman penghuni aparkost dan bisa disebut sebagai kordinator kegiatan WCAC di setiap wilayah,” Kata Nur Rizka Ayuningsih yang akrab disapa Rizka.

Sebagai mitra WCAC, Aparkost bekerja sama dengan Student Development dari Divisi Corporate Culture  SCC diseluruh wilayah operasional seperti Makassar, Bogor, Depok , Jatinangor, Jogja dan Surabaya akan membentuk Agen perubahan WCAC yang disebut dengan SIC (Student Innovation Community). SIC Akan menjadi penggerak disetiap wilayah untuk setiap kegiatan di wilayah.

“ Gerakan WCAC sangat positif dan baik dan berharap semua tujuan dari gerakan ini bisa tercapai. Aparkost tidak murni “profit oriented” ada visi misi besar yang diusung untuk nasional positif untuk generasi bangsa sebagai agen perubahan dan menjadi pahlawan ekonomi bangsa” Ungkap Fajri hidayat, GM MGMT Aparkost.

Di sela kegiatan ini juga diumumkan para penerima 10 beasiswa yang diberikan MGMT Aparkost kepada para mahasiswa penghuni dengan kriteria berpretasi dalam skala IPK.

Aparkost menjadi tempat pelatihan gratis serta pengembangan manajemen dan pengembangan kepribadian guna menghasilkan atau meningkatkan kecerdasan finansial yang disertai kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual agar menjadi pahlawan ekonomi bangsa.

Tujuh Elemen WCAC

1.       Pengurus WCAC

2.       Mahasiswa

3.       Mentor Pengusaha

4.       Mentor Investor

5.       Simpatisan

6.       Donatur

7.       Sponsor (MGMT Aparkost)

Pembicara kedua Andi Taufik Yusuf hadir sebagai perwakilan mentor pengusaha dan investor menyampaikan materi-materi menarik tentang langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menjadi seorang enterpreuneur maupun investor. Pengalaman yang disampaikan secara empiris yang dimulai sejak lulus SMA dan mengalami kebangkrutan kurang lebih empat kali hingga saat ini berhasil dengan kapitalisasi ratusan miliar rupiah . Pengalamannya jatuh bangun dalam membangun usaha jelas semakin mematangkan tekad menemukan pola yang tepat.

Masalah utama bangsa Indonesia saat ini adalah Ekonomi.

Dalam tanya jawab di sesi Andi Taufik bahasan tentang masalah utama bangsa menjadi diskusi yang hangat.

 “ Masalah Bangsa Indonesia yang utama saat ini adalah ekonomi, jika dilihat dari angka kemiskinan yang lumayan tinggi dan kekayaan yang hanya dimiliki segelintir orang. Padahal Bangsa Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa.” Kata Andrea, Salah seorang mahasiswi Tahun Pertama IPB.

Indonesia butuh organisasi yang concern dalam perbaikan di bidang ekonomi. Berbicara ekonomi tentu kita akan berbicara kecerdasan ekonomi.

Gaya hidup konsumtif menjadi bagian garis depan yang kita hadapi saat ini. Korupsi adalah dampak dari Konsumerisme. Hasil korupsi juga terus akan menciptakan konsumerisme yang semakin besar.

Salah satu berita terkini :Bupati Talaud Minta Suap Tas Hermes, Tak Mau Tipe Sama dengan Pejabat Lain

https://news.detik.com/berita/d-4531332/bupati-talaud-minta-suap-tas-hermes-tak-mau-tipe-sama-dengan-pejabat-lain

“Kecerdasan finansial tentunya tidak akan menciptakan kebodohan dalam pengelolaan uang, termasuk menghindari budaya konsumtif sehingga merdeka secara ekonomi ataupun finansial”. Kata Andi Taufik Yusuf.

Menyikapi kondisi bangsa terkini

Indonesia masih belum merdeka secara finansial dan ekonomi karena kecerdasan finansial-nya belum tumbuh. Kecerdasan finansial hadir sebagai perimbangan diantara kecerdasan intelektual dan lainnya.

WCAC adalah gerakan kolaborasi dari berbagai elemen untuk memperbaiki masalah ekonomi melalui kecerdasan finansial. Indonesia sudah merdeka secara politik dari tahun 1945 tapi sampai sekarang belum merdeka secara ekonomi. (Isk/Togi-MC-CC).

Sumber Akun Official Fan Page WCAC :   https://www.facebook.com/weareagentofchange/posts/1486344304863938?__tn__=K-R


Bagikan: