Rekatkan Emosional, Keluarga Besar SCC Gelar Halal Bihalal 2019 di Berbagai Wilayah Kerja

09:35 AM - 05 Jul 2019
Rekatkan Emosional, Keluarga Besar SCC Gelar Halal Bihalal 2019 di Berbagai Wilayah Kerja

Edisi I Juli 2019

JAKARTA – Halal bihalal sudah menjadi tradisi yang seakan menjadi kewajiban dillaksanakan di setiap tahun setelah lebaran. Dalam catatan tradisi, halal bihalal ternyata hanya ada di Indonesia.

Namun, tahukah Kawan bahwa istilah halal bihalal ternyata hanya ada di Indonesia? Istilah ini bahkan sampai dikaji oleh para pakar dan ulama mengenai maknanya karena sesungguhnya istilah ini tidak ditemukan dalam Al-Quran dan Hadis. Usut punya usut, istilah ini ternyata memiliki kisah sejarah yang menarik. Mulanya istilah ini disebutkan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah yang merupakan salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama. Simak tautan berita di https://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/07/01/istilah-halal-bihalal-ternyata-hanya-ada-di-indonesia-ini-maknanya

Tahun 2019 ini SCC penuh semangat gelar halal bihalal di wilayah kerja seperti Makassar, Jabodetabek, Jatinangor, Jogjakarta dan Surabaya.

BoD tampak hadir turut memberi spirit halbil dan memberi makna bahwa dalam agenda halbil semua surut dalam saling memaafkan dan tiada sekat serta batas.

Ada ikatan rasa terbangun dalam halbil selain menjadi momen refleksi bagi semua pihak tak terkecuali. Momen ini juga mejadi momen bercerita dan mencairkan masalah yang ada dengan berbagai pernyelesaiannya. Ajang saran pendapat dan masukan terbaik baik para BoD maupun CEO yang juga hadir di halbil 2019.

Ada pesan-pesan secara umum tersebar dalam halbil seperti semangat para pejuang SCC yang terus semangat berada dalam perahu dengan visi kedepan dan tak terpengaruh gelombang apapun didepan.

Didalam satu kesempatan saat halbil kantor Jakarta Ardy Fadliansyah Rizal yang kini menjabat Direktur Pembangunan menyatakan ada pesan dari CEO yang disampaikan ke seluruh wilayah yang menggelar Halal Bihalal.

“ Ada pesan dari CEO untuk kembali diampaikan saat halbil kepada pejuang SCC terkait adanya program PPMK (Proporsi Penyertaan Modal Koperasi). PPMK berupa gift untuk pejuang yang lolos seleksi” Kata Ardy di Jakarta.

Seperti diinformasikan sebelumnya ada tiga tahapan seleksi yaitu tahap pertama oleh Div. HR lalu tahap kedua oleh Div. CC dan CAQC hingga pada tahap akhir oleh Founder.

Secara pribadi maupun atas nama jajaran Direktur Ardy juga menyampaikan ucapan untuk saling memaafkan.

“ Semoga kita semua sebagai insan manusia yang tidak sempurna saling memaafkan dan terimakasih juga untuk teman-teman yang sampai saat ini masih bertahan di perusahaan dengan dinamika yang telah kita lalui dan tak bisa kita ceritakan dari awal kita berdiri”, Tambah Ardy

Ardy juga terus mengajak para pejuang untuk terus komitmen dan memahami visi misi SCC sebagai landasan dasar. Kesalahan-kesalahan yang muncul biasanya karena kurang pahamnya pemahaman visi misi SCC.

“ Disini ( SCC) kita ingin menciptakan pribadi yang baik. Sampaikan langsung ke perusahaan jika ada kekurangan-kekurangan dan jangan melakukan hal diluar aturan dan tentunya hal ini juga berlaku untuk saya pribadi juga,” Pungkas Ardy. (Isk/Togi-MCCC).

 

 

 

 

Bagikan: